Ayah Mereka Superhero...
Masih terlalu pagi tapi seragamku ini telah bersahabat dengan peluhku sendiri,ketika kesempatan tuk meraih rupiah demi rupiah mulai kujalani berpacu dengan momen2 yg setiap detik bisa saja berubah hasil akhirnya ketika kepedulian mulai dinomerduakan.Sebenarnya gurih,renyah,dan pedasnya nuget buatan mamaku yg memacu kelenjar keringatku memproduksi besar2an sambil melepas ion2ku hahaha dramatis skali,dasar anak kedokteran.Hampir saja terlambat tapi dah jadi kebiasaan warga INDONESIA sepertinya,mmmhhh parkir dimana yah gumamku,halah parkir GAGAH sajalah...serta merta kuparkir Monster Hitamku didepan gerbang maksud hati biar lebih gampang ngangkat barang kesana dan kesini hahaha...Seketika Timku menyebar berpacu dengan cahaya berlomba dengan setiap senyum,tangis,tawa, yg mungkin saja sangat berarti ketika bisa diabadikan dalam senjata kami masing2.
Menyenangkan sekali menikmati lapangan kebanggaan Makassar dalam konteks sebagai pelukis cahaya bukan sebagai penonton setia sang prajurit Juku Eja,belum puas jepret sana sini tiba2 terdengar teriakan pilu dari kejauhan disertai asap tebal yg mendadak telah menutupi sepertiga lapangan pandang atas stadion,seperti biasa naluri Jurnalistikku yg sebenarnya akibat induksi para pembeku kenangan yang berada disekitarku menuntun langkahku mencari asal suara itu...Bapaaaakkkk!!!!...suara itu semakin jelas terdengar,entah dari mana asal tenaga dan semangatku ini berasal,sejenak berfikir nakal mungkin keinginan tuk menikah muda hahahaha,atau karena sms darinya yg sedang mewarnai hidupku saat ini,atau nuget cinta mamaku,atau insting superheroku yg tiba2 membara, dari manapun itu setidaknya saya harus melakukan sesuatu minimal bantu mengabadikan kepiluan itu,atau paling tidak membuat seseorang atau lebih, bergerak menjauh karena sosokku yg lebih mirip Marinir gagah perkasa daripada seorang dokter yg sedang menikmati hobinya, paling tidak menjauhkan mereka dari bahaya, sok pahlawan mmmhh tidak juga mungkin sudah jadi kebiasaan.Melihat tubuh rentah tergopoh2 menggendong cucunya membuatku melupakan sejenak nafsuku tuk mengokang kameraku,sejak diriku mulai menjadi superhero tidak bisa terbang,tidak kebal peluru,tidak punya kekuatan telekinetik,tidak punya kekuatan mengendalikan api,atau kekuatan2 yg sering kita angan2kan bisa kita miliki saat dibutuhkan...ternyata saya hanya superhero yg hanya punya keberanian dan sedikit kepedulian dibanding kebanyakan orang,
1.gendong cucu kakek itu
2.membantu ibu yg hanya bisa duduk lemas disekitar kios kecilnya yg sudah tak berbentuk
3.membantu bapak pemilik tambal ban yg kebingungan
beres...beres...setengah angkuh kuberjalan menuju kerumunan lain sambil berteriak ,Pak....selamatkan yang ini dulu!!!
20 menit penuh makna dalam hidupku...menjadi sosok terlupakan dalam ketegangan yg hiroik,setidaknya ada cerita utk anak2ku kelak,ada alasan kenapa mereka harus bisa bela diri sejak kecil,menjadi alasan kenapa mereka harus peduli pada sesama,menjadi alasan kenapa diriku sangat mengidolakan KAKEK mereka,ada alasan kenapa ibu mereka bisa jatuh cinta pada diriku...yah karena Ayah mereka Superhero...setidaknya utk keluarga kecilku nanti(amin)...
Setelah merasa cukup berbuat banyak dengan penuh kepuasan sambil senyum2 sendiri membayangkan anak yg kugendong tadi kan jadi seorang pembesar, atau tempat tambal ban itu nanti menjadi bengkel besar...angan2 itu masih memenuhi kepalaku saat diriku telah kembali pada tugas intiku menjadi pelukis cahaya,pembeku kenangan,atau nelayan momen ditengah sebuah acara besar yg juga tercatat dalam sejarah makassar...setelah melewati kurang lebih 15 ribu detik berteman dengan terik matahari,debu lapangan seketika seuruh kepenatan bercampur lelah itu sirna ketika sosok wanita yg sedang mewarnai hidupku saat ini insyaALLAH tuk selamanya tiba2 hadir, dibalut warna hijau dan orange tua yg memukau mengalahkan dahagaku akan sekaleng Pocari sweat...entah apakah dia menyadarinya atau tidak sungguh hai wanitaku hadirmu sungguh meluluh lantakkan hatiku hahaha...
ya ya ya beginimi ini kalo tiba2 kumerindukanmu dengan amat sangat hahaha...buyar konsentrasiku...dah berusahaka hahahaha...dimulai dari pagi aihhhh kisah hiroik...yah endingnya juga pasti tentang dirimu hehehe...
Dari minggu lalu insyaALLAH tuk selamanya...
the16_superhero

Ihh...bangga!!!cara menulisnya tambah bagus. Pengungkapan rasanya mantap, pembaca jadi bisa dengan jelas seolah melihat kejadiannya. Selamat,,karna biasanya banyak penulis yg terjebak dengan penggunaan kata2 indah sampai soul dari kejadiannya hilang. salmat ya kak.
selamat untuk cara menulisnya! Tinggal perlu konsisten mungkin, genre tulisannya apa, heroic one? or melow one.
Sekali lagi selamat buat tulisannya. Buat cintanya?bs dak objeknya diganti...
Posted by: Fatari | August 1, 2007 12:02 AM